Close Menu
Everyday Comfort
June 2026
Tiga Tahun Bersama, Duniatex x FDB Universitas Ciputra Buktikan Limbah Bukan Akhir

Tahun ini, Duniatex kembali hadir sebagai mitra strategis dalam Fashionology 2026 yang merupakan pagelaran busana tahunan Program Studi Fashion Design and Business Universitas Ciputra Surabaya. Berlangsung di Ciputra World Surabaya pada 5–7 Juni 2026, ajang ini menjadi panggung bagi 56 mahasiswa tingkat akhir yang menuangkan empat tahun perjalanan akademik mereka dalam koleksi evening wear, streetwear, modest wear, hingga childrenswear yang sebagian besar menggunakan limbah tekstil kain Duniatex sebagai material utama.

Tahun Ketiga: Bukan Sekadar Sponsor, Tapi Katalis

Kemitraan Duniatex dengan Fashionology telah memasuki tahun ketiga. Bukan sekadar relasi bisnis, ini adalah komitmen yang tumbuh dari sebuah keyakinan bahwa recycle waste textile bukan hanya jawaban atas krisis lingkungan, namun juga fondasi bagi fashion yang bermakna. Setiap gulungan kain sisa yang kami salurkan adalah undangan kepada para desainer muda: “ubah batas menjadi kemungkinan.”

Tema Fashionology 2026, The Liminal berbicara tentang ruang peralihan antara akademik dan profesional, antara tradisi dan inovasi. Dan di ruang itulah limbah tekstil Duniatex menemukan wujud barunya: bukan sebagai sisa, melainkan sebagai titik berangkat penciptaan.

Ketika Denim Berbicara dan Fashion Bersuara

Di antara puluhan koleksi yang memukau, beberapa karya mencuri perhatian media nasional. Aurelia Theodora Tanoto hadir dengan lima look demi-couture yang menantang stigma: bahwa limbah denim bukan hanya cocok untuk busana kasual. Di tangannya, kain denim sisa produksi Duniatex menjelma menjadi siluet elegan yang siap merebut panggung.

Tak kalah kuat, Jocelin Clementine membawa fashion melampaui estetika. Koleksi streetwear konseptualnya bertajuk “Interior” yang terinspirasi dari pengalaman psikologis penderita skizofrenia paranoid. Fashion baginya adalah bahasa yang bisa menyampaikan apa yang sulit diucapkan: kompleksitas batin manusia, diterjemahkan menjadi wearable art yang indah sekaligus bermakna dalam.

Dua koleksi ini, dan puluhan karya lainnya, menegaskan satu hal: “fashion adalah medium pesan.” Dan kain yang kami percayakan kepada mereka telah menjadi bagian dari pesan itu.

Lebih dari Fashion: Sebuah Kampanye

Fashionology 2026 bukan sekadar runway. Ini adalah pernyataan bahwa generasi baru desainer Indonesia memahami tanggung jawab industri mereka. Bahwa kreativitas dan keberlanjutan bukan dua kutub yang berlawanan, melainkan dua sisi dari koin yang sama.

Duniatex bangga menjadi bagian dari perjalanan ini. Karena di setiap helai kain yang kembali menemukan hidupnya di atas panggung, kami melihat visi yang kami percayai: “fashion yang memberi, bukan hanya mengambil.”

Bersama, kita rajut masa depan industri yang lebih baik yaitu “satu koleksi, satu kolaborasi, satu komitmen dalam satu waktu.”